You are here
Nada Ceria, Literasi Bermakna: Belajar Huruf dan Suku Kata melalui Bernyanyi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 1 B SD Negeri Nogopuro
Primary tabs

Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas 1 B SD Negeri Nogopuro pada Jumat, 21 Agustus 2026, dengan alokasi waktu 2 jam pelajaran. Kegiatan yang diikuti oleh 28 murid ini mengangkat materi huruf B/b dan suku kata ba-bi-bu-be-bo. Pembelajaran tersebut menjadi salah satu upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui penyelenggaraan pembelajaran yang inklusif, bermakna, dan menyenangkan bagi peserta didik.
Kegiatan pembelajaran dilaksanakan menggunakan model Direct Instruction dengan pendekatan Deep Learning, serta metode tanya jawab, diskusi, dan penugasan. Pembelajaran diawali dengan guru mengenalkan huruf B/b menggunakan big card, kemudian memberikan contoh pelafalan huruf dan suku kata yang diikuti oleh peserta didik secara bersama-sama. Untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, guru mengajak peserta didik mengenal huruf vokal a, i, u, e, o melalui kegiatan bernyanyi dengan nada “Buka mulutnya AAA, mana giginya III, maju mulutnya UUU, mana senyumnya EEE, bulat mulutnya OOO.” “Ini huruf vokal AIUEO.” Setelah itu, guru menggabungkan huruf B dengan huruf vokal melalui lagu “Ini huruf apa, ini huruf apa? Huruf B, huruf A, gimana bacanya? Gimana bacanya? Ba, ba, ba.” Selanjutnya, peserta didik mengikuti latihan terbimbing dengan mengelompokkan nama benda berdasarkan suku kata ba, bi, bu, be, bo, kemudian melengkapi kata secara berpasangan. Guru memberikan pertanyaan dan umpan balik untuk mengecek pemahaman peserta didik sebelum dilanjutkan dengan latihan mandiri melalui pengerjaan LKPD. Tahapan pembelajaran tersebut dilakukan secara sistematis mulai dari pemberian contoh, latihan bersama, latihan terbimbing, pengecekan pemahaman, hingga latihan mandiri.
Kegiatan bernyanyi membuat proses pembelajaran berlangsung lebih aktif dan menyenangkan. Melalui pengulangan bunyi vokal dan suku kata dalam irama yang sederhana, peserta didik memperoleh kesempatan untuk mendengar, menirukan, dan melafalkan bunyi secara bersama-sama. Kegiatan tersebut juga mendorong keberanian dan kepercayaan diri peserta didik dalam mengucapkan huruf dan suku kata. Setelah bernyanyi, peserta didik menerapkan pemahamannya melalui kegiatan mengelompokkan nama benda berdasarkan suku kata, melengkapi kata, dan mengerjakan LKPD. Kemampuan peserta didik kemudian diperkuat melalui kegiatan membaca kembali huruf dan suku kata bersama-sama pada akhir pembelajaran. Kegiatan pembelajaran diharapkan dapat membantu peserta didik mengenali dan melafalkan huruf B/b serta suku kata ba, bi, bu, be, bo dengan lebih mudah dan menyenangkan. Penggunaan lagu sebagai bagian dari pembelajaran literasi awal diharapkan dapat meningkatkan motivasi, keberanian, dan keterlibatan peserta didik dalam belajar membaca. Kegiatan serupa dapat dikembangkan melalui pengulangan dan latihan membaca serta menulis secara bertahap sesuai dengan kemampuan peserta didik. Dengan demikian, kegiatan pembelajaran turut mendukung pencapaian SDG 4 melalui penyelenggaraan pendidikan dasar yang berkualitas, bermakna, dan menyenangkan.
Copyright © 2026,