PERMAINAN EDUKATIF “PILAH SIKAP, HARGAI PERBEDAAN”: CARA SERU MAHASISWA PK UNY DORONG SISWA KELAS IV SD NEGERI ADISUCIPTO 1 MEMAHAMI DAN MENGHARGAI KEBERAGAMAN IDENTITAS DI MASYARAKAT

Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dari Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Yeni Rachmawati (NIM 23010630118), melaksanakan kegiatan pembelajaran Pendidikan Pancasila pada materi “Menghargai Perbedaan Identitas Masyarakat” dengan menggunakan model Teams Games Tournament (TGT) pada hari Selasa, 01 September 2026. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa PK UNY sebagai pelaksana pembelajaran, 16 siswa kelas IV A SD Negeri Adisucipto 1 sebagai sasaran kegiatan, dan Ibu Sri Indah Fitri Umami, S.Pd. selaku guru pamong yang ikut mendampingi dan menilai selama proses pembelajaran berlangsung. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari praktik mengajar mahasiswa PK UNY sekaligus bentuk kontribusi dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui pembelajaran yang aktif, bermakna, dan melibatkan siswa secara langsung.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu siswa memahami berbagai bentuk keberagaman yang ada di lingkungan sekitar, seperti perbedaan budaya, suku bangsa, bahasa, agama, dan membiasakan siswa untuk menghargai perbedaan yang ada. Pembelajaran diawali dengan berdoa, pengecekan kehadiran, dan menyanyikan lagu nasional, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi menggunakan PowerPoint (PPT). Setelah penyampaian materi, siswa dibagi menjadi 3 kelompok untuk mengerjakan LKPD, yang berisi kasus berbeda, siswa diminta menganalisis permasalahan dan menentukan cara menyikapinya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan permainan “Pilah Sikap, Hargai Perbedaan”, dalam permainan tersebut siswa mengambil kartu yang berisi contoh sikap dalam kehidupan sehari-hari, kemudian mengelompokkan apakah sikap tersebut termasuk perilaku menghargai atau tidak menghargai perbedaan. Permainan dilakukan secara berkelompok dengan sistem rebutan dan cepat-cepatan dalam mengelompokkan kartu. Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan turnamen untuk mengoreksi jawaban setiap kelompok, sehingga siswa dapat mengetahui dan memperbaiki pemahamannya.

Permainan edukatif menjadi bagian penting dalam membantu siswa menghubungkan materi dengan situasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan memilah kartu, siswa dapat memahami perbedaan antara sikap yang menghargai dan tidak menghargai keberagaman. Siswa juga terlihat aktif dalam berdiskusi, bekerja sama, dan menyampaikan pendapat selama permainan berlangsung. Kegiatan kelompok mendorong siswa untuk tidak hanya mengingat materi, tetapi juga berlatih menentukan sikap yang tepat ketika menghadapi perbedaan. Pembelajaran yang melibatkan siswa secara langsung ini turut mendukung pencapaian SDGs tujuan ke-4 melalui pengalaman belajar yang aktif dan bermakna.

Melalui kegiatan Praktik Kependidikan ini, mahasiswa turut berkontribusi dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pemahaman materi, tetapi juga pada pembentukan sikap siswa. Penggunaan permainan edukatif diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai salah satu cara membuat pembelajaran lebih menarik dan membantu siswa menghubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari. Nilai menghargai perbedaan yang diperoleh selama pembelajaran diharapkan dapat diterapkan siswa dalam berinteraksi dengan teman, guru, keluarga, dan masyarakat.