You are here
MENGENAL GAYA MAGNET MELALUI KEGIATAN PENYELIDIKAN UNTUK MENUMBUHKAN KETERAMPLAN BERPIKIR KRITIS SISWA IV SD N GONDOLAYU
Primary tabs

Penulis : Cindy Pramesthi (Mahasiswa PGSD UNY PK-UNY 2026/1)
Yogyakarta, 10 September 2026 - Mahasiswa Praktik Kependidikan melaksanakan kegiatan pembelajaran IPAS pada siswa kelas IV SD Negeri Gondolayu dengan materi “Gaya Magnet”. Kegiatan pembelajaran bertujuan membantu siswa memahami sifat-sifat magnet, mengidentifikasi benda yang dapat dan tidak dapat ditarik magnet, serta mengetahui pemanfaatan magnet dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran dilaksanakan melalui model Inquiry Learning dengan kegiatan pengamatan, percobaan, diskusi, analisis, dan pembuatan alat sederhana yang memanfaatkan gaya magnet. Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) tujuan ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang aktif, bermakna, dan berpusat pada siswa.
Melalui kegiatan penyelidikan tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai gaya magnet, tetapi juga dilatih untuk mengamati, membuat prediksi, melakukan percobaan, mengolah informasi, bekerja sama, dan mengomunikasikan hasil. Setelah memahami konsep, siswa menerapkannya melalui kegiatan membuat alat sederhana yang memanfaatkan gaya magnet dengan menggunakan barang-barang yang tersedia di sekitar. Siswa kemudian mencoba alat yang dibuat dan menjelaskan hubungan antara karya tersebut dengan konsep gaya magnet yang telah dipelajari. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar kontekstual sekaligus mengembangkan kemampuan penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, dan komunikasi siswa.
Melalui kegiatan penyelidikan tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai gaya magnet, tetapi juga dilatih untuk mengamati, membuat prediksi, melakukan percobaan, mengolah informasi, bekerja sama, dan mengomunikasikan hasil. Setelah memahami konsep, siswa menerapkannya melalui kegiatan membuat alat sederhana yang memanfaatkan gaya magnet dengan menggunakan barang-barang yang tersedia di sekitar. Siswa kemudian mencoba alat yang dibuat dan menjelaskan hubungan antara karya tersebut dengan konsep gaya magnet yang telah dipelajari. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar kontekstual sekaligus mengembangkan kemampuan penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, dan komunikasi siswa.
Kegiatan pembelajaran diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa bahwa konsep gaya magnet dapat ditemukan dan dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pengalaman belajar secara langsung, siswa diharapkan mampu memahami bahwa magnet memiliki sifat tertentu dan dapat dimanfaatkan untuk membantu berbagai aktivitas manusia. Pembelajaran yang melibatkan kegiatan mengamati, mencoba, menganalisis, menciptakan, dan mengomunikasikan hasil diharapkan dapat membangun keterampilan siswa secara berkelanjutan serta mendukung terciptanya pembelajaran yang berkualitas, aktif, dan bermakna.
Copyright © 2026,