You are here
Revitalisasi Mushola melalui Pemanfaatan Barang Bekas di SD Negeri Guwo
Primary tabs

SD Negeri Guwo melaksanakan kegiatan revitalisasi mushola secara bertahap selama bulan Agustus hingga September 2026 sebagai bagian dari kegiatan Praktik Kependidikan (PK). Kegiatan dilaksanakan oleh seluruh mahasiswa PK pada waktu senggang setelah pembelajaran selesai. Revitalisasi dilakukan melalui kegiatan membersihkan mushola, menata ulang perlengkapan dan tata ruang, serta memperindah ruangan dengan berbagai hiasan yang dibuat dari barang bekas. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa PK dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, nyaman, dan menarik sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Pelaksanaan revitalisasi dilakukan secara bertahap melalui beberapa proses, yaitu persiapan, perencanaan, pembuatan, pemasangan, hingga penataan kembali lingkungan mushola.
Kegiatan dilakukan sekitar satu hingga dua kali dalam satu minggu dengan menyesuaikan waktu senggang mahasiswa PK. Dalam prosesnya, mahasiswa membuat hiasan dinding berupa quotes Islami dan figura dengan memanfaatkan kardus bekas. Botol mineral bekas dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan lampion yang dikombinasikan dengan kertas manila warna. Selain itu, dibuat pula rantai hias untuk menambah keindahan ruangan. Mahasiswa PK juga melakukan pembersihan serta menata kembali perlengkapan mushola agar ruang ibadah lebih tertata, manarik dan nyaman digunakan. Kegiatan revitalisasi memberikan perubahan positif terhadap lingkungan mushola SD Negeri Guwo. Mushola menjadi lebih bersih, rapi, dan memiliki suasana yang lebih menarik dengan adanya berbagai hasil karya dekorasi. Pemanfaatan kardus dan botol mineral bekas menjadi hiasan juga memberikan nilai guna baru terhadap barang yang sebelumnya tidak digunakan. Selain menghasilkan dekorasi yang dapat memperindah mushola, kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa PK untuk mengembangkan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan. Praktik tersebut sejalan dengan SDG 12 melalui upaya pemanfaatan kembali barang bekas dan penggunaan sumber daya secara lebih bertanggung jawab.
Melalui kegiatan revitalisasi yang dilakukan secara bertahap, diharapkan kebersihan, kerapian, dan kenyamanan mushola SD Negeri Guwo dapat terus dipertahankan dan dirawat oleh seluruh warga sekolah. Keberadaan mushola yang bersih, tertata, dan memiliki suasana yang lebih menarik diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang nyaman untuk digunakan dalam berbagai kegiatan keagamaan. Selain itu, pemanfaatan barang bekas seperti kardus dan botol mineral sebagai bahan dekorasi menjadi salah satu contoh sederhana bahwa barang yang sudah tidak digunakan masih dapat dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang berguna dan memiliki nilai estetika. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran untuk lebih bijak dalam menggunakan barang serta mengurangi kebiasaan membuang barang yang masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan. Kreativitas dalam mengolah barang bekas menjadi hiasan mushola menunjukkan bahwa penerapan kepedulian terhadap lingkungan dapat dilakukan melalui kegiatan sederhana di lingkungan sekolah. Dengan demikian, revitalisasi mushola tidak hanya memberikan perubahan secara fisik terhadap lingkungan sekolah, tetapi juga memberikan pengalaman bagi mahasiswa PK untuk menerapkan kreativitas, kerja sama, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Ke depannya, semangat pemanfaatan kembali barang bekas dan menjaga lingkungan diharapkan dapat terus diterapkan dalam berbagai kegiatan sekolah sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pola konsumsi dan pemanfaatan sumber daya yang lebih bertanggung jawab sesuai dengan tujuan SDG 12.
Copyright © 2026,