You are here
Inovasi Mahasiswa PK UNY melalui “Seblak Matematika” pada Pembelajaran Matematika Materi Pengurangan di Kelas III SD Negeri Pingit
Primary tabs

Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) program studi PGSD, Hasna Isnaini Afifah melaksanakan kegiatan pembelajaran Matematika di SD Negeri Pingit pada Selasa, 8 September 2026 dengan menghadirkan media pembelajaran “Seblak Matematika”. Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan pada siswa kelas III ini mengangkat materi “Pengurangan Bilangan Cacah Sampai 100 dengan mengaitkan konsep Matematika pada situasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa PK dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4, yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education).
“Seblak Matematika” merupakan rangkaian media pembelajaran yang mengangkat konteks makanan seblak. Media yang digunakan terdiri atas poster besar berisi berbagai gambar topping seblak beserta angka, media konkret untuk membantu siswa memahami proses pengurangan, serta LKPD “Pesanan Level”. Kegiatan diawali dengan penjelasan materi melalui PowerPoint, kemudian siswa menggunakan media yang tersedia untuk memahami dan menyelesaikan soal. Pada poster, siswa mencari angka yang dibutuhkan sesuai dengan soal yang diberikan. Siswa juga mengerjakan lima soal dengan tingkat kesulitan yang berbeda dan melanjutkan kegiatan melalui LKPD. Penggunaan media tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengamati, menemukan informasi, dan menggunakannya dalam menyelesaikan permasalahan
Matematika.
Penggunaan “Seblak Matematika” mendapat respons positif dari siswa. Topping seblak yang akrab bagi siswa membuat mereka tertarik untuk mencari angka pada poster dan mencoba menyelesaikan soal yang diberikan. “Saya ingin siswa belajar Matematika tidak hanya memakai buku, tetapi bisa melalui sesuatu yang dekat dan menyenangkan bagi mereka,” ujar Hasna. Penggunaan media visual dan konkret membantu siswa memahami konsep pengurangan sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif. Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran kontekstual dapat mendukung terciptanya pembelajaran yang bermakna sekaligus menjadi kontribusi dalam mendukung SDGs 4 melalui peningkatan kualitas pengalaman belajar siswa.
Kegiatan pembelajaran melalui “Seblak Matematika” diharapkan dapat menjadi salah satu contoh pemanfaatan media sederhana dan kontekstual dalam pembelajaran Matematika di sekolah dasar. Pengembangan media serupa dapat terus dilakukan dengan menyesuaikan materi dan karakteristik siswa agar pembelajaran semakin menarik, aktif, dan bermakna. Melalui kegiatan Praktik Kependidikan, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman mengajar, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembelajaran yang berkualitas bagi siswa.
Penulis : Hasna Isnaini Afifah – Mahasiswa PK PGSD UNY 2026
Copyright © 2026,