You are here
Pembelajaran Soal Cerita Penjumlahan dan Pengurangan melalui Model Problem Based Learning di SD Negeri Depok 2
Primary tabs

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan praktik mengajar di kelas II SD Negeri Depok 2 pada Selasa, 8 September 2026. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan pada mata pelajaran matematika dengan materi soal cerita penjumlahan dan pengurangan. Pembelajaran dirancang untuk membantu murid memahami permasalahan matematika yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, yaitu "Pendidikan Berkualitas", melalui pelaksanaan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan belajar murid.
Pembelajaran menggunakan pendekatan Deep Learning dengan model Problem Based Learning (PBL). Kegiatan diawali dengan apersepsi melalui pertanyaan sederhana mengenai penjumlahan dan pengurangan. Selanjutnya, guru menyajikan soal cerita melalui media PowerPoint dan mengajak murid memahami informasi yang diketahui, hal yang ditanyakan, serta menentukan operasi hitung yang sesuai. Murid kemudian berdiskusi dalam kelompok untuk menyelesaikan LKPD yang diberikan oleh guru. Selama kegiatan berlangsung, guru berperan sebagai fasilitator dengan memberikan pertanyaan pemandu kepada murid yang mengalami kesulitan. Setelah menyelesaikan LKPD, perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas dan kelompok lain memberikan tanggapan.
Kegiatan pembelajaran memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi murid. Melalui penyelesaian soal cerita, murid tidak hanya berlatih melakukan perhitungan, tetapi juga mengembangkan kemampuan memahami masalah dan menentukan langkah penyelesaian. Kegiatan diskusi dan presentasi turut melatih penalaran kritis, kemandirian, kolaborasi, dan komunikasi. Murid belajar bekerja sama, menghargai pendapat teman, bertanggung jawab terhadap tugas, serta menyampaikan hasil pemikirannya dengan percaya diri. Hal tersebut sejalan dengan tujuan pembelajaran yang mengembangkan kemampuan murid dalam menyelesaikan permasalahan penjumlahan dan pengurangan melalui dua langkah penyelesaian.
Melalui kegiatan praktik mengajar ini, diharapkan pembelajaran matematika dapat terus dikembangkan dengan menghadirkan permasalahan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari murid. Penggunaan soal cerita, LKPD, media digital, dan kegiatan diskusi dapat menjadi sarana untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna, berkesadaran dan menggembirakan. Kegiatan ini juga diharapkan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas proses pembelajaran di sekolah serta mendukung pencapaian SDGs 4: Pendidikan Berkualitas melalui pengalaman belajar yang aktif dan berpusat pada murid
Copyright © 2026,