Merangkai, Meniup, dan Mengamati: Cara Seru Memahami Sistem Pernapasan Manusia dalam Praktik Kependidikan SD Negeri Guwo 2026

Pada kegiatan Praktik Kependidikan (PK) menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan mengajar secara nyata di sekolah. Pada Jumat, 4 September 2026 pukul 07.50–09.00 WIB adanya praktik mengajar pada mata pelajaran IPAS di kelas VI SD Negeri Guwo. Kegiatan yang diikuti oleh 27 murid tersebut mengangkat materi Sistem Pernapasan Manusia dengan topik “Tarik dan Hembuskan: Perjalanan Udara di Tubuhmu”. Pembelajaran ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) ke – 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran yang aktif dan bermakna, serta berkaitan dengan SDG 3 yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengenalan sistem organ tubuh dan pentingnya menjaga kesehatan organ pernapasan.

Pembelajaran bertujuan supaya murid mampu mengidentifikasi organ-organ sistem pernapasan manusia, menjelaskan fungsi setiap organ, serta mengurutkan perjalanan udara di dalam tubuh dengan benar. Kegiatan dilaksanakan menggunakan model Cooperative Learning dengan pembelajaran mendalam yang memadukan meaningful, mindful, dan joyful learning. Setelah mengamati video dan materi mengenai sistem pernapasan, murid dibagi menjadi 6 kelompok untuk melakukan kegiatan merangkai media organ pernapasan. Setiap anggota kelompok memiliki peran masing-masing sehingga seluruh murid terlibat dalam proses kerja kelompok. Murid kemudian melakukan percobaan pada media dengan meniup balon dan mengamati perubahan yang terjadi untuk membantu memahami proses pernapasan. Hasil pengamatan didiskusikan bersama, kemudian murid mengerjakan LKPD berdasarkan pemahaman yang diperoleh.

Selama kegiatan berlangsung, murid menunjukkan antusiasme terutama ketika merangkai media, melakukan percobaan, dan mengerjakan LKPD. Diskusi dalam kelompok juga mendorong murid untuk bekerja sama dan bertanggung jawab terhadap peran yang telah dibagi. Dalam proses pembelajaran, beberapa murid masih mengalami kebingungan pada saat membedakan proses inspirasi dan ekspirasi serta menemukan perbedaan antara catatan yang dimiliki dengan penjelasan yang diberikan. Hal tersebut menjadi kesempatan bagi murid untuk bertanya dan memperoleh penguatan konsep. Setelah kegiatan mengerjakan LKPD selesai, setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil kerjanya. Pembelajaran kemudian diakhiri dengan evaluasi individu untuk mengetahui pemahaman murid terhadap materi yang telah dipelajari. Keterlibatan murid selama kegiatan menunjukkan bahwa pembelajaran tidak hanya dilakukan dengan mendengarkan penjelasan, tetapi juga melalui pengalaman langsung, diskusi, dan kerja sama. Hal ini sejalan dengan SDGs ke – 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Selain itu, materi sistem pernapasan juga membantu murid lebih mengenal tubuhnya dan memahami pentingnya menjaga kesehatan organ pernapasan sebagai bagian dari penerapan SDGs ke – 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

Melalui kegiatan merangkai, meniup, mengamati, dan berdiskusi, pembelajaran sistem pernapasan tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada murid. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu murid memahami sistem pernapasan manusia dengan lebih bermakna sekaligus menumbuhkan kemampuan bekerja sama, bertanggung jawab, dan aktif dalam pembelajaran. Pelaksanaan Praktik Kependidikan di SD Negeri Guwo juga diharapkan terus menghadirkan pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan menyenangkan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pendidikan berkualitas serta membangun kesadaran murid terhadap pentingnya kesehatan tubuh.