Wujudkan SDG 4 dan SDG 12, Mahasiswa PGSD UNY Terapkan Pembelajaran STEAM tentang kebutuhan dan Kegiatan Ekonomi

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Muhamad Taufik Hidayat, melaksanakan kegiatan Praktik Kependidikan (PK) di SD Muhammadiyah Kayen pada, Kamis, 10 September 2026, di kelas 5. Kegiatan berupa penerapan pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) dengan model Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran IPAS materi kebutuhan manusia dan kegiatan ekonomi. Kegiatan ini menyasar siswa kelas 5A dan mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas serta SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Pembelajaran dilaksanakan untuk membantu siswa mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan, menentukan prioritas kebutuhan berdasarkan sumber daya yang tersedia, serta menerapkan kegiatan ekonomi melalui simulasi jual beli. Kegiatan diawali dengan apersepsi dan pertanyaan pemantik mengenai cara memperoleh barang yang dibutuhkan. Selanjutnya, siswa mengamati video “NUSSA: BELAJAR JUALAN” dan menjawab pertanyaan mengenai kegiatan jual beli. Siswa kemudian dihadapkan pada kasus Arman, Deni, Lina, dan Putri yang memiliki uang Rp50.000 untuk membeli barang yang diperlukan dalam mengerjakan tugas. Siswa dibagi menjadi lima kelompok dan menggunakan LKPD, uang mainan, serta flashcard barang dan harga untuk menentukan barang yang benar-benar dibutuhkan, menghitung pengeluaran dan sisa uang, kemudian melakukan simulasi jual beli melalui Mini Pasar Kebutuhan Kelas.

Kegiatan memberikan pengalaman belajar yang aktif dan kontekstual kepada siswa. Siswa terlibat dalam diskusi kelompok, menentukan prioritas kebutuhan, menghitung harga dan uang kembalian, serta mengambil keputusan berdasarkan keterbatasan sumber daya. Kontribusi terhadap SDG 4 diwujudkan melalui kegiatan yang mendorong siswa untuk berpikir kritis, bekerja sama, berkomunikasi, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan. Sementara itu, SDG 12 diterapkan melalui pembiasaan memilih barang berdasarkan kebutuhan dan menggunakan uang secara bijak. Pembelajaran juga mengintegrasikan unsur STEAM melalui pemahaman kebutuhan manusia, penggunaan media pembelajaran, penentuan solusi, serta perhitungan harga, pembayaran, kembalian, dan sisa uang.

Melalui kegiatan Praktik Kependidikan ini, Muhamad Taufik Hidayat diharapkan dapat terus mengembangkan pembelajaran yang berkualitas, aktif, dan dekat dengan kehidupan siswa. Pembelajaran mengenai kebutuhan dan kegiatan ekonomi diharapkan tidak berhenti pada pemahaman konsep, tetapi juga membentuk kebiasaan siswa untuk belajar secara kritis dan kolaboratif serta menggunakan sumber daya secara bijak dan bertanggung jawab. Dengan demikian, kegiatan pembelajaran di kelas dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung pencapaian SDG 4 dan SDG 12 sejak jenjang sekolah dasar.