You are here
IPAS Bukan Sekadar Teori, Mahasiswa PK UNY Ajak Murid Bereksperimen Dukung SDGs ke 4
Primary tabs

Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Dania Dwi Ramadhani dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), menghadirkan pembelajaran IPAS yang aktif dan menyenangkan bagi murid kelas IV SD Negeri Baciro. Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan pada Senin, 07 September 2026 ini mengangkat materi gaya magnet dan gravitasi melalui eksperimen secara berkelompok. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna sekaligus menjadi salah satu upaya mendukung SDGs ke 4 “Pendidikan Berkualitas”.
Pembelajaran dirancang menggunakan model 5E Learning yang terdiri atas Engagement, Exploration, Explanation, Elaboration dan Evaluation. Model tersebut dipadukan dengan pendekatan saintifik, deep learning dan TPACK untuk mendorong murid terlibat aktif selama proses pembelajaran. Kegiatan diikuti oleh 17 murid kelas IV bersama guru sebagai fasilitator dan pemateri dalam penguatan konsep gaya magnet dan gravitasi. Pembelajaran diawali dengan fenomena isi klip yang tertarik magnet dan benda yang jatuh ke bawah sebagai pemantik rasa ingin tahu murid.
Pada tahap eksplorasi, murid dibagi menjadi empat kelompok untuk melakukan percobaan secara langsung. Murid menguji berbagai benda, seperti paku, kertas, plastik, koin dan karet menggunakan magnet, kemudian mencatat hasil pengamatannya. Murid juga melakukan percobaan dengan menjatuhkan kertas yang diremas, kertas yang dibentangkan dan buku tulis dari ketinggian yang sama untuk mengamati gerak dan waktu jatuh benda. “Tadi belajarnya seru banget karena nggak cuma baca, tapi kita juga bisa coba langsung. Jadi lebih gampang paham materinya!” ujar salah satu murid kelas IV. Kegiatan tersebut membuat murid terlibat dalam proses mengamati, menanya, mencoba, menalar dan menyampaikan hasil temuan. Pembelajaran berbasis eksperimen ini sejalan dengan SDGs ke 4 yaitu “Pendidikan Berkualitas”, karena dapat menciptakan pengalaman belajar yang aktif, bermakna dan mendorong pengembangan kemampuan berpikir kritis serta keterampilan kolaborasi murid.
Sebagai perguruan tinggi yang memiliki komitmen kuat dalam bidang pendidikan dan pengembangan calon pendidik, Universitas Negeri Yogyakarta terus berupaya berkontribusi dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui berbagai kegiatan pendidikan di sekolah. Penerapan pembelajaran inovatif diharapkan dapat terus dikembangkan agar murid memperoleh pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan dan bermakna. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat memberikan kontribusi berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta mendukung pencapaian SDGs ke 4 yaitu “Pendidikan Berkualitas”.
Copyright © 2026,