Serunya “Berburu Harta Karun Kelipatan”: Inovasi Pembelajaran Matematika di Kelas V SD Negeri Suryodiningratan 2

Kegiatan Praktik Kependidikan (PK) berupa praktik mengajar dilaksanakan pada Senin, 24 Agustus 2026 bertempat di ruang kelas V SD Negeri Suryodiningratan 2. Kegiatan ini menyasar peserta didik kelas V pada mata pelajaran Matematika dengan materi pengenalan kelipatan bilangan, sebagai bagian dari Bab 2 tentang Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB). Melalui kegiatan pembelajaran ini, mahasiswa turut berkontribusi mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education), dengan menghadirkan pembelajaran matematika yang aktif, bermakna, dan menyenangkan bagi peserta didik.

Pembelajaran dikemas dalam bentuk permainan edukatif bertajuk “Berburu Harta Karun Kelipatan” dengan menerapkan model Cooperative Learning serta pendekatan Guided Discovery dan Concrete-Pictorial-Abstract. Tujuan kegiatan ini adalah membantu peserta didik memahami, menentukan, dan membedakan bilangan kelipatan melalui pengalaman belajar yang konkret. Sebelum permainan dimulai, mahasiswa menyebarkan puluhan kartu angka berisi campuran bilangan kelipatan dan bukan kelipatan di berbagai sudut kelas. Peserta didik kemudian dibagi ke dalam beberapa kelompok, dan setiap kelompok menerima “kartu misi” berisi satu bilangan dasar yang berbeda, misalnya kelipatan 6 atau kelipatan 7. Setiap kelompok berburu dan mengumpulkan kartu yang diyakini sebagai kelipatan dari bilangan misinya ke dalam keranjang “harta karun”, sambil tetap waspada terhadap kartu “jebakan” dengan peraturan harus mengunci mulut tidak boleh berbicara, dan jika berbicara akan mengugurkan anggota kelompok. Setelah waktu berburu berakhir, peserta didik memverifikasi hasil temuannya dengan menghitung perkalian, mencatatkan hasilnya pada Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), kemudian mempresentasikannya di depan kelas. Seluruh rangkaian kegiatan didampingi langsung oleh mahasiswa praktikan bersama guru kelas selaku fasilitator pembelajaran.

Kegiatan ini menunjukkan hasil yang positif, ditandai dengan antusiasme dan partisipasi aktif peserta didik, baik saat berburu kartu maupun saat berdiskusi memverifikasi hasil temuan kelompok. Melalui permainan ini, peserta didik tidak hanya memahami konsep kelipatan bilangan secara konkret, tetapi juga melatih keterampilan kolaborasi, penalaran kritis, dan komunikasi selama bekerja sama dalam kelompok serta saat mempresentasikan hasil kerja mereka. Pendekatan pembelajaran berbasis permainan ini memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs poin ke-4 (Pendidikan Berkualitas), khususnya dalam menghadirkan proses belajar yang inklusif, partisipatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik, sekaligus membekali mereka dengan keterampilan abad ke-21 yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan Praktik Kependidikan ini, diharapkan pembelajaran matematika di sekolah dasar dapat terus dikembangkan dengan pendekatan yang kreatif dan menyenangkan sehingga peserta didik semakin termotivasi untuk belajar. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mengasah kompetensi pedagogik, sekaligus wujud kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di satuan pendidikan mitra.