You are here
Tim Dosen Departemen Pendidikan Sekolah Dasar Laksanakan Diseminasi Pelatihan Numerasi Berbasis Hasil Riset di Kota Yogyakarta
Primary tabs

Yogyakarta, 6 Mei 2026. Tim dosen Departemen Pendidikan Sekolah Dasar melaksanakan kegiatan “Diseminasi Pelatihan Numerasi SD Berbasis Hasil Riset melalui Sinergi Guru, Orang Tua, dan Siswa di Kota Yogyakarta.” Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan memperkuat kapasitas pendidik dan keluarga dalam mendukung pengembangan kemampuan numerasi siswa sekolah dasar.
Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 45 peserta, yang terdiri atas 15 kepala sekolah, 15 guru, dan 15 orang tua di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (DIKPORA) Kota Yogyakarta. Pelibatan tiga unsur tersebut dirancang untuk membangun sinergi antara sekolah dan keluarga dalam menciptakan pengalaman belajar numerasi yang lebih kontekstual, aktif, dan bermakna.
Program ini dilaksanakan sebagai bentuk diseminasi hasil riset tim pengabdi dalam bidang pembelajaran numerasi dan pendampingan anak. Salah satu produk yang diperkenalkan dan digunakan dalam kegiatan adalah buku Numeraktif, yang memuat aktivitas numerasi yang dapat digunakan dalam pembelajaran maupun pendampingan anak di lingkungan keluarga.
Dalam pelatihan yang dilaksanakan, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai numerasi, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi aktivitas numerasi dan memahami cara menerapkannya dalam konteks pembelajaran. Pendekatan pelatihan diarahkan pada aktivitas dan praktik sehingga peserta dapat menghubungkan materi yang diperoleh dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah maupun pendampingan anak di rumah.
Ketua tim pengabdi, Dr. Herwin, M.Pd., menjelaskan bahwa penguatan numerasi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya guru di sekolah. “Pengembangan numerasi anak perlu didukung melalui sinergi antara sekolah dan keluarga. Guru dapat menghadirkan aktivitas numerasi dalam pembelajaran, sementara orang tua dapat memberikan pengalaman numerasi melalui aktivitas sederhana dalam kehidupan sehari-hari,” demikian pokok gagasan yang menjadi dasar pelaksanaan program.
Tidak berhenti pada pelatihan, salah satu karakteristik kegiatan ini adalah adanya tindak lanjut setelah pelatihan. Peserta diberikan penugasan untuk menerapkan aktivitas yang terdapat dalam buku Numeraktif selama kurang lebih satu bulan. Guru diarahkan untuk mengimplementasikan aktivitas numerasi dalam pembelajaran, sedangkan orang tua menerapkannya sebagai bagian dari pendampingan belajar anak di rumah. Kepala sekolah diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap keberlanjutan penerapan aktivitas numerasi di lingkungan sekolah. Tahap penerapan tersebut menjadi bagian penting dari program karena kegiatan pengabdian tidak hanya diarahkan pada transfer pengetahuan melalui pelatihan, tetapi juga pada perubahan praktik dan pemanfaatan hasil riset dalam konteks nyata.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, tim pengabdi berharap terbangun praktik pembelajaran numerasi yang lebih kontekstual sekaligus meningkatkan keterlibatan keluarga dalam mendukung perkembangan numerasi anak. Program ini juga menjadi salah satu bentuk hilirisasi hasil penelitian perguruan tinggi kepada masyarakat pendidikan. Hasil riset yang dikembangkan tidak berhenti sebagai publikasi akademik, tetapi didiseminasikan dalam bentuk produk dan praktik yang dapat dimanfaatkan oleh guru dan orang tua. Dengan adanya sinergi antara kepala sekolah, guru, dan orang tua, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem penguatan numerasi yang berkelanjutan, sehingga pengalaman belajar numerasi siswa tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga dapat berkembang melalui berbagai aktivitas bermakna di lingkungan keluarga dan kehidupan sehari-hari.
Copyright © 2026,