Penguatan Kapasitas Guru SD melalui Pembelajaran STEAM Berbasis Deep Learning di Kabupaten Kulon Progo

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dalam upaya mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar sekaligus mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education), menyelenggarakan kegiatan "Penguatan Kapasitas Guru SD dalam Pembelajaran STEAM Berbasis Deep Learning" bagi guru-guru sekolah dasar di Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Banu Setyo Adi, S.Pd.Kor., M.Pd. dengan anggota tim yang terdiri atas Dr. Sandy Abdi Kusumah, M.Pd., Dr. Agnesi Sekarsari Putri, M.Pd., Putri Rachmawati, S.Pd., M.Sn., dan Muflikhul Khaq, M.Pd. Program ini merupakan bentuk nyata kontribusi UNY dalam meningkatkan kompetensi profesional guru agar mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif, bermakna, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi abad ke-21.

Pelatihan difokuskan pada penguatan implementasi pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) yang dipadukan dengan pendekatan Deep Learning dalam konteks pedagogi. Melalui pendekatan tersebut, guru didorong untuk merancang pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga membangun kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, komunikatif, serta kemampuan memecahkan masalah kontekstual. Pendekatan ini sejalan dengan arah transformasi pendidikan nasional yang menekankan pembelajaran bermakna dan berpusat pada peserta didik.

Selama kegiatan, peserta memperoleh materi mengenai konsep dasar pembelajaran STEAM berbasis Deep Learning, strategi perancangan pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu, serta praktik penyusunan perangkat pembelajaran yang dapat langsung diterapkan di kelas. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui paparan materi, diskusi kelompok, lokakarya, dan presentasi hasil rancangan pembelajaran sehingga memberikan pengalaman belajar yang aplikatif bagi para guru.

Ketua tim PkM, Dr. Banu Setyo Adi, S.Pd.Kor., M.Pd., menyampaikan bahwa penguatan kapasitas guru menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Guru tidak hanya dituntut memahami perubahan kebijakan pendidikan, tetapi juga mampu mengembangkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik serta tantangan abad ke-21 melalui integrasi sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika dalam pengalaman belajar yang utuh.

Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan semakin siap mengimplementasikan pembelajaran STEAM berbasis Deep Learning di sekolah masing-masing sehingga mampu menciptakan proses pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik secara menyeluruh. Selain meningkatkan profesionalisme guru, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Negeri Yogyakarta dalam mendukung pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui peningkatan kompetensi guru sebagai aktor utama pendidikan. Penguatan kapasitas pendidik merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembelajaran yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan, sebagaimana menjadi fokus SDG 4 tentang peningkatan kualitas guru dan kesempatan belajar sepanjang hayat.

Melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat, UNY terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung transformasi pendidikan nasional melalui inovasi pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, serta penguatan kemitraan dengan sekolah dan pemerintah daerah.