Tim Pengabdian Penugasan Guru Besar Prof. Dr. Sekar Purbarini Kawuryan, M.Pd Lakukan Observasi Praktik Pembelajaran di SDN 2 Sentolo dan SDN Degung Kulon Progo

Tim Pengabdian Penugasan Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang diketuai oleh Prof. Dr. Sekar Purbarini Kawuryan, M.Pd. dan beranggotakan Dosen  Dr. Supartinah, M.Hum., Raudya Setya Wismoko Putri, M.Pd serta beranggotakan  mahasiswa  yaitu Budiman, David Lailelleru, Sukmawati, Sherly Ika Savitri, Aurelya Andini Putri melaksanakan kegiatan observasi praktik guru dalam proses pembelajaran di SD Negeri 2 Sentolo dan SD Negeri Degung, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah dasar melalui pendampingan berbasis kebutuhan nyata di lapangan.

Observasi dilakukan secara langsung di kelas dengan mengamati berbagai aspek pembelajaran, meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proses belajar mengajar, penerapan strategi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, pengelolaan kelas, pemanfaatan media pembelajaran, interaksi guru dan siswa, serta pelaksanaan asesmen selama proses pembelajaran. Pendekatan observasi menjadi langkah awal untuk memetakan kondisi riil sehingga program pendampingan yang diberikan dapat sesuai dengan kebutuhan guru dan sekolah. Pendekatan seperti ini umum digunakan dalam program pengembangan profesional guru berbasis pendampingan dan refleksi praktik pembelajaran.

Prof. Dr. Sekar Purbarini Kawuryan, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan observasi bukan bertujuan untuk menilai guru, melainkan sebagai upaya membangun kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Melalui observasi, tim pengabdian dapat mengidentifikasi praktik-praktik baik yang telah diterapkan guru sekaligus menemukan berbagai tantangan yang dihadapi selama proses pembelajaran.

Selama kegiatan berlangsung, tim pengabdian melakukan pengamatan secara sistematis terhadap aktivitas guru dan peserta didik di kelas. Selain observasi, tim juga berdiskusi dengan kepala sekolah dan guru mengenai berbagai praktik pembelajaran yang telah diterapkan serta kebutuhan pengembangan kompetensi guru pada implementasi pembelajaran di sekolah dasar.