Dosen Departemen Pendidikan Sekolah Dasar FIP UNY Perkuat Pemahaman Guru Kulon Progo tentang Kerangka Kerja Deep Learning

Departemen Pendidikan Sekolah Dasar (PSD), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bagi guru-guru se-Kabupaten Kulon Progo yang bertempat di SMP Negeri 3 Sentolo. Kegiatan ini mengangkat tema “Kerangka Kerja Deep Learning dalam Pembelajaran” sebagai upaya meningkatkan kapasitas guru dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam yang saat ini menjadi salah satu fokus transformasi pendidikan di Indonesia.

Kegiatan pengabdian ini diketuai oleh Dr. Agung Hastomo, M.Pd. dengan anggota tim yang terdiri atas Dr. Ikhlasul, M.Pd., Dr. Aprilia Tina Lidyasari, M.Pd., Dr. Haryani, M.Pd., dan Pradita Rizky Wirawan, M.Pd. perwakilan guru dan kepala sekolah dari  jenjang sekolah dasar di wilayah Kulon Progo mengikuti kegiatan yang berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan praktik penyusunan pembelajaran berbasis deep learning

Dalam sambutannya, Dr. Agung Hastomo menegaskan bahwa guru perlu memahami perubahan paradigma pembelajaran yang tidak lagi berorientasi pada penguasaan materi secara dangkal, tetapi pada pemahaman yang mendalam, bermakna, dan berkelanjutan. Pendekatan deep learning menekankan pembelajaran yang berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful) sehingga peserta didik mampu membangun pemahaman yang lebih kuat dan relevan dengan kehidupan nyata.

Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan diskusi yang muncul terkait strategi implementasi deep learning di kelas. Para guru menyambut baik kegiatan ini karena memberikan wawasan baru sekaligus solusi praktis dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era transformasi pendidikan. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Departemen Pendidikan Sekolah Dasar FIP UNY kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi guru dan penguatan mutu pendidikan di daerah. Diharapkan, hasil kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi guru-guru di Kulon Progo untuk menerapkan pembelajaran yang lebih mendalam, bermakna, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik secara holistik.