MAHASISWA PGSD UNY MENYELENGGARAKAN LOKAKALA FEST DENGAN MASYARAKAT PADUKUHAN PLOSO KUNING II

Penulis : Hana Elintyas Dwikartika Putri (Mahasiswa PGSD FIP UNY PLK-UNY MENGABDI 2026)

 

Tim PLK UNY Menngabdi Bimantara dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan festival dengan nama LOKAKALA FEST yang ditujukan untuk seluruh masyarakat Padukuhan Plosokuning II, Minomartani, Ngaglik, Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Minggu, 17 Mei 2026.  LOKAKALA FEST adalah sebuah nama kegiatan yang berasal dari dua kata, yaitu “Loka” dan “Kala.” Loka berarti tempat, dunia, atau ruang kehidupan masyarakat, Kala berarti waktu atau perjalanan masa. Secara makna, LOKAKALA FEST melambangkan sebuah perayaan yang menjadi ruang bertemunya budaya, kreativitas, dan kebersamaan masyarakat dari masa ke masa. Festival ini menggambarkan bahwa tradisi dan kekompakan warga tetap hidup serta berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan nilai kebersamaan. Sesuai dengan makna nama LOKAKALA FEST, kegiatan ini bertujuan sebagai wadah untuk mempererat kebersamaan masyarakat, sebagai wadah untuk menampilkan potensi kreativitas, seni, dan budaya masyarakat. Melalui kegiatan LOKAKALA FEST, masyarakat diajak untuk merayakan keberagaman, memperkuat hubungan sosial, serta membangun semangat kebersamaan yang berkelanjutan.

Kegiatan LOKAKALA FEST diawali dengan jalan sehat ang diikuti oleh warga Padukuhan Plosokuning II. Sebelum memulai perjalanan, peserta terlebih dahulu berkumpul di Pendopo Kelurahan Minomartani untuk mengikuti sesi pemanasan dan doa bersama. Setelah itu, jalan sehat secara resmi dilepas dan dipimpin oleh Dukuh Plosokuning II. Rute yang ditempuh dimulai dari Kelurahan Minomartani, mengelilingi wilayah Padukuhan Plosokuning II, dan berakhir kembali di Kelurahan Minomartani sebagai titik finis.

Setelah kegiatan jalan sehat selesai, acara dilanjutkan dengan berbagai penampilan seni dari anak-anak Padukuhan Plosokuning II. Penampilan tersebut berhasil menarik perhatian warga yang hadir. Beberapa pertunjukan yang ditampilkan antara lain dance modern, Tari Anak Kambing Saya, serta Tari Wonderland Indonesia yang memadukan unsur budaya nusantara dengan sentuhan kreatif generasi muda.

Tidak hanya menyajikan hiburan, LOKAKALA FEST juga menghadirkan pameran karya masyarakat Padukuhan Plosokuning II. Pameran ini menampilkan berbagai hasil kreativitas warga, seperti kerajinan dari pemanfaatan limbah sampah, aneka produk makanan, serta berbagai hiasan yang dibuat dari kawat bulu. Kehadiran pameran tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi dan kreativitas masyarakat kepada pengunjung sekaligus mendorong semangat pemberdayaan ekonomi lokal.

Suasana festival semakin semarak dengan pembagian doorprize yang menyediakan ratusan bingkisan bagi peserta yang beruntung. Antusiasme warga terlihat tinggi saat menantikan pengundian hadiah yang menjadi salah satu agenda paling dinantikan dalam acara tersebut.

Sebagai penutup, LOKAKALA FEST dimeriahkan oleh penampilan musik dari UKMF Musik Camp FIP UNY. Penampilan band tersebut berhasil menghibur warga dan menciptakan suasana hangat penuh kebersamaan hingga akhir acara.

Melalui penyelenggaraan LOKAKALA FEST, masyarakat Padukuhan Plosokuning II tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga memperkuat solidaritas, melestarikan budaya, serta menampilkan berbagai potensi kreatif yang dimiliki warga. Festival ini menjadi bukti bahwa tradisi, kreativitas, dan kebersamaan dapat terus hidup dan berkembang seiring dengan perubahan zaman.