Pelatihan dan Pendampingan Implementasi Pembelajaran Mendalam Serta Asesmen bagi Guru SD di Kulon Progo

Upaya peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar terus dilakukan melalui berbagai program pengembangan profesional guru. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Skema Penugasan Guru Besar yang mengusung tema “Pelatihan dan Pendampingan Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Asesmen bagi Guru Sekolah Dasar di Kabupaten Kulon Progo”. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula SMP Negeri 3 Sentolo, yang berlokasi di Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo.

Pengabdian ini diketuai oleh Prof. Dr. Sekar Purbarini Kawuryan, S.I.P., M.Pd. dengan anggota tim pengabdi, yaitu Dr. Supartinah, M.Hum. dan Raudya Setya Wismoko Putri, M.Pd. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendukung transformasi pendidikan dasar melalui penguatan kapasitas guru dan kepala sekolah. Kegiatan dihadiri oleh 16 kepala sekolah dasar, 32 guru sekolah dasar, serta Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo. Kehadiran para pemangku kepentingan pendidikan tersebut menunjukkan tingginya perhatian terhadap implementasi kebijakan pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik secara utuh. Dalam sambutannya, Ketua Tim Pengabdi, Prof. Dr. Sekar Purbarini Kawuryan,S.IP., M.Pd., menyampaikan bahwa konsep pembelajaran mendalam tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga pada kemampuan peserta didik untuk memahami, menghubungkan, dan menerapkan pengetahuan dalam berbagai konteks kehidupan. Oleh karena itu, guru perlu merancang pengalaman belajar yang bermakna serta didukung oleh asesmen yang mampu memotret perkembangan kompetensi peserta didik secara komprehensif. 

Materi pelatihan mencakup konsep dasar pembelajaran mendalam , strategi implementasi dan asesmen di sekolah dasar. Para peserta juga memperoleh pendampingan dalam menyusun rancangan pembelajaran dan instrumen asesmen yang sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan kebutuhan peserta didik. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo dalam arahannya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini karena sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan di daerah. Menurutnya, guru merupakan ujung tombak keberhasilan pembelajaran sehingga penguatan kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran mendalam dan asesmen yang berkualitas menjadi kebutuhan yang sangat penting. 

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta aktif berdiskusi, berbagi praktik baik, serta mengkaji berbagai tantangan yang dihadapi dalam implementasi pembelajaran dan asesmen di sekolah masing-masing. Melalui sesi pendampingan, peserta diberikan kesempatan untuk merefleksikan praktik pembelajaran yang telah dilakukan sekaligus merancang inovasi pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna. 

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, diharapkan para kepala sekolah dan guru sekolah dasar di Kabupaten Kulon Progo memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai implementasi pembelajaran mendalam dan asesmen, sehingga mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih berkualitas, relevan, dan berdampak positif terhadap perkembangan kompetensi peserta didik. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung transformasi pendidikan menuju pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan berorientasi pada pengembangan kemampuan abad ke-21.