MAHASISWA PLK UNY MENGABDI GELAR PELATIHAN TEKNIK SHIBORI UNTUK MENUMBUHKAN KREATIVITAS ANAK PANTI ASUHAN AL-MUTHI'IN

Penulis : Arlinda Wulan Anggraini (MAHASISWA PGSD FIP UNY PLK-UNY MENGABDI 2025/2)

Mahasiswa Program Pembelajaran Luar Kampus (PLK) UNY Mengabdi menyelenggarakan kegiatan Kreasi Shibori pada Minggu, 10 Mei 2026 di Panti Asuhan Al-Muthi'in, Banguntapan, Bantul. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja individu yang bertujuan untuk mengenalkan seni melipat dan mencelupkan dengan teknik shibori sekaligus mengembangkan kreativitas dan keterampilan anak-anak panti asuhan. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak untuk mengenal berbagai teknik dasar shibori serta mempraktikkannya secara langsung pada media kain yang akan dijadikan taplak meja. Selain melatih keterampilan, kegiatan ini juga dirancang untuk meningkatkan kerja sama dan komunikasiĀ  selama proses pembuatan karya.

Kegiatan diawali dengan pemberian materi mengenai pengertian teknik shibori, alat dan bahan yang digunakan, serta tahapan pembuatannya. Setelah itu, anak-anak dibagi ke dalam beberapa kelompok dan masing-masing kelompok mendapatkan teknik shibori yang berbeda, seperti teknik lipat, ikat, dan gulung. Kegiatan melipat dilakukan dengan bimbingan TIM PLK dan setiap kelompok membentuk pola pada kain sesuai teknik yang sudah ditentukan. Kain yang telah dibentuk kemudian dicelupkan ke dalam pewarna dan cairan pengikat. Setelah proses pewarnaan selesai, kain dikeringkan dan dibuka untuk melihat motif yang terbentuk. Kegiatan ditutup dengan sesi presentasi hasil karya.

Kegiatan Kreasi Shibori berlangsung dengan lancar dan mendapatkan antusiasme yang tinggi dari anak-anak panti asuhan. Melalui kegiatan ini, mereka memperoleh pengetahuan baru mengenai teknik pembuatan batik shibori sekaligus pengalaman praktik dalam menghasilkan karya secara langsung. Setiap kelompok berhasil menghasilkan motif yang unik dan berbeda sehingga memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas mereka. Meskipun terdapat perbedaan antara motif yang direncanakan dan hasil akhir karena tingkat penyerapan warna pada kain yang berbeda-beda, hal tersebut justru menjadi pengalaman belajar yang menarik bagi peserta. Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga mendapatkan wawasan bahwa teknik shibori dapat dikembangkan menjadi berbagai produk seperti tas, kaos, sprei, syal, dan berbagai kerajinan lainnya yang berpotensi menjadi peluang usaha kreatif di masa depan.